Taat kepada Allah

Karakter dasar orang beriman adalah senantiasa mendengar dan taat terhadap apapun yang menjadi ketetapan Allah SWT dan rasulnya. mendengar artinya mereka berusaha sungguh-sungguh memahami kehendak Allah dan Rosulnya. sedang ketaatan yang dimaksud adalah ketaatan dalam menjalankan syariat, baik berupa perintah maupun larangan yang ditetapkan Allah dan Rosulnya dalam Al-Quran dan As-Sunnah.
jadi, setelah memahami, tanpa banyak bertanya atau mempertanyakan segera mereka ikuti dengan ketundukan dan kepatuhan untuk menjalankannya.
kewajiban untuk taat kepada syariat ini dijelaskan oleh Allah dalam ayat yang lain, "kemudian kami jadikan kamu (muhammad) berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan agama (agama itu), maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui." (Al-Jatsiyah : 18)

Mengapa kita harus taat? untuk menjawabnya mari kita renungi kembali kejadian kita di dunia ini. Allah berfirman waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut? sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu, kami jadikan dia mendengar dan melihat," (Al-Insaan : 1-2)

Tidak ada satupun manusia yang sebelumnya punya keinginan untuk menjadi manusia. bagaimana mungkin kita punya kenginan kalau pada waktu itu kita belum ada, belum menjadi sesuatu yang dapat disebut apa pun. demikian juga Allah tidak pernah meminta pendapat atau persetujuan kita sebelum dia menciptakan kita, sebab bagaimana mungkin bisa dimintai pendapat kalau kita sendiri belum ada.
kita hadir kedunia mutlak karena kehendak Allah. Allah yang punya rencana untuk menghadirkan kita ke dunia. bukan kita. untuk apa kita diciptakan dan bagaimana seharusnya kita hidup hanya Allah yang mengetahuinya.

Agar bisa memahami kehendak Allah itu, maka dengan kasih sayang-nya kita diberikan pendengaran, penglihatan, dan hati nurani supaya bisa memahami. dan agar bisa menjalani hidup dengan baik, maka di turunkanlah Al Quran sebagai pedoman dan diutuslah nabi untuk menjelaskannya dan memberikan contoh pengamalannya.

Manusia tidak mungkin bisa menjalani kehidupan ini dengan baik tanpa berpedoman kepada ketetapn Allah dan Rasul-nya. seperti orang yang berjalan dikegelapan malam walaupun matanya terbuka tetapi kalau dia tidak melihat cahaya maka dia akan terantuk-antuk dan tidak pernah sampai ke tujuan. seperti rambu-rambu lalu lintas, ada jalan yang harus kita ikuti dan ada jalan yang tidak boleh kita lewati. karena itu, perintah dan larangan Allah sesungguhnya adalah koridor jalan yang akan mengantarkan kita sampai kepada tujuan. Allah Mahatahu segalanya. tidak ada yang tersembunyi dari pengetahuan Allah, baik yang gaib maupun yang nyata.

perintah dan larangan Allah adalah wujud kasih sayang-nya kepada kita. Allah memberi kita perintah karena Allah tahu betul bahwa apa yang diperintahkan-nya itu bermanfaat bagi manusia. Allah memerintahkan kita shalat, puasa, menolong orang lain, berbuat jujur, menjaga kebersihan jasmani dan rohani, dan perintah-perintah yang lain karena semua itu dibutuhkan manusia. semua yang diperintahkan adalah membawa kebaikan, keselamatan, keberuntungan, dan kebahagiaan. demikian juga larangan-nya, semata-mata untuk mencegah kita dari kehancuran.

Allah melarang kita mendekati zina, berjudi, minum khamr, melakukan korupsi, dan larangan lainnya karena semua itu akan membawa kehancuran bagi kehidupan manusia. Allah berfirman, "katakanlah (muhammad): "tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak atau yang tersembunyi dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan alasan untuk itu (mengharamkan) mengadak-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui." (Al-A'Raf : 33)

Manusia senantiasa dipengaruhi oleh kepentingan dirinya, keluarganya, mapun golongannya. hanya manusia-manusia yang taat kepada Allah sajalah yang bisa mewujudkan keadilan dimuka bumi. meninggalkan syariat Allah akan menyebabkan terjadinya kezaliman dimuka bumi.

Copy Right : Media Da'wah Al Amin Makassar


0 komentar:

Post a Comment